Lewati ke konten

Perkum No. 19/2022 - Laporan Pertanggungjawaban dan Laporan Perkembangan Perkumpulan

Tentang Laporan Pertanggungjawaban dan Laporan Perkembangan Perkumpulan

Section titled “Tentang Laporan Pertanggungjawaban dan Laporan Perkembangan Perkumpulan”

Dalam Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama ini yang dimaksud dengan:

  1. Laporan pertanggungjawaban adalah laporan dalam bentuk dokumen tertulis yang dimaksudkan untuk melaporkan realisasi pelaksanaan suatu kegiatan yang telah dilakukan oleh suatu unit Perkumpulan Nahdlatul Ulama kepada unit lain Nahdlatul Ulama yang memiliki tingkatan lebih tinggi atau minimal sederajat.

  2. Laporan perkembangan adalah bentuk dokumen tertulis yang memuat pelaksanaan program/kegiatan yang telah dan sedang dilakukan oleh perkumpulan.

  3. Muktamar adalah forum permusyawaratan tertinggi di dalam Perkumpulan Nahdlatul Ulama.

  4. Konferensi Besar merupakan forum permusyawaratan tertinggi setelah Muktamar yang dipimpin dan diselenggarakan oleh PBNU, yang membicarakan pelaksanaan keputusan-keputusan Muktamar, mengkaji perkembangan dan memutuskan Peraturan Perkumpulan.

  5. Rapat Kerja Nasional dihadiri oleh pengurus Lengkap Syuriyah, Pengurus Lengkap Tanfidziyah dan Pengurus Harian Lembaga PBNU, yang membicarakan perencanaan, penjabaran dan pengendalian operasional keputusan-keputusan Muktamar.

  6. Rapat Pleno adalah rapat yang dihadiri oleh Mustasyar, Pengurus Lengkap Syuriyah, Pengurus Harian Tanfidziyah, Ketua Lembaga dan Ketua Badan Otonom, yang membicarakan tentang pelaksanaan program.

  7. PBNU adalah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

  8. PWNU adalah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama.

  9. PCNU adalah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama.

  10. MWCNU adalah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama.

  11. PRNU adalah Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama.

  12. PARNU adalah Pengurus Anak Ranting Nahdlatul Ulama

(1) Pengurus Nahdlatul Ulama di setiap tingkatan membuat laporan pertanggungjawaban secara tertulis di akhir masa khidmatnya yang kemudian disampaikan dalam permusyawaratan tertinggi pada tingkatannya.

(2) Pengurus Lembaga dan Badan Otonom menyampaikan laporan pelaksanaan program setiap akhir tahun kepada pengurus Nahdlatul Ulama pada tingkatan masing-masing.

BAB III - Mekanisme Pelaksanaan Dan Materi Laporan Pertanggungjawaban

Section titled “BAB III - Mekanisme Pelaksanaan Dan Materi Laporan Pertanggungjawaban”

(1) PBNU menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara menyeluruh dalam Muktamar Nahdlatul Ulama. 248 Keputusan Konferensi Besar NU Tahun 2022 (2) PBNU menyampaikan laporan perkembangan perkumpulan secara berkala dalam:

  1. Konferensi Besar
  2. Rapat Kerja Nasional; dan/atau
  3. Rapat Pleno PBNU.

(3) Laporan pertanggungjawaban dan laporan perkembangan perkumpulan PBNU memuat:

  1. capaian pelaksanaan program yang telah diamanatkan oleh Muktamar:
  2. perkembangan kelembagaan Perkumpulan
  3. keuangan perkumpulan; dan
  4. Inventaris dan aset perkumpulan.

(1) PWNU menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara menyeluruh dalam Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama.

(2) PWNU menyampaikan laporan perkembangan perkumpulan secara berkala kepada:

  1. PBNU
  2. Musyawarah Kerja Wilayah Nahdlatul Ulama; dan/atau
  3. Rapat Pleno PWNU.

(3) Laporan pertanggungjawaban dan laporan perkembangan perkumpulan oleh PWNU memuat:

  1. capaian pelaksanaan program yang telah diamanatkan oleh Konferensi Wilayah Nahdlatul Ulama
  2. perkembangan kelembagaan perkumpulan
  3. keuangan perkumpulan; dan
  4. inventaris dan aset perkumpulan.

(1) PCNU menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara menyeluruh dalam Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama.

(2) PCNU menyampaikan laporan perkembangan perkumpulan secara berkala kepada:

  1. PBNU
  2. PWNU
  3. Musyawarah Kerja Cabang Nahdlatul Ulama; dan/atau
  4. Rapat Pleno PCNU.

(3) Laporan pertanggungjawaban dan laporan perkembangan perkumpulan oleh PCNU memuat:

  1. capaian pelaksanaan program yang telah diamanatkan oleh Konferensi Cabang Nahdlatul Ulama
  2. perkembangan kelembagaan perkumpulan
  3. keuangan perkumpulan; dan
  4. inventaris dan aset perkumpulan.

(1) MWCNU menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara menyeluruh dalam Konferensi MWC Nahdlatul Ulama.

(2) MWCNU menyampaikan laporan perkembangan perkumpulan secara berkala kepada:

  1. PWNU
  2. PCNU
  3. Musyawarah Kerja Wakil Cabang Nahdlatul Ulama; dan/atau
  4. Rapat Pleno MWCNU.

(3) Laporan pertanggungjawaban dan laporan perkembangan perkumpulan oleh MWCNU memuat:

  1. capaian pelaksanaan program yang telah diamanatkan oleh Konferensi Wakil Cabang Nahdlatul Ulama
  2. perkembangan kelembagaan perkumpulan
  3. keuangan perkumpulan; dan
  4. inventaris dan aset perkumpulan.

(1) PRNU menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara menyeluruh dalam Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama.

(2) PRNU menyampaikan laporan perkembangan perkumpulan secara berkala kepada;

  1. PCNU
  2. MWCNU; dan/atau
  3. Musyawarah Kerja Ranting Nahdlatul Ulama.

(3) Laporan pertanggungjawaban dan laporan perkembangan perkumpulan oleh PRNU memuat:

  1. capaian pelaksanaan program yang telah diamanatkan oleh Musyawarah Ranting Nahdlatul Ulama
  2. perkembangan kelembagaan perkumpulan
  3. keuangan perkumpulan; dan
  4. inventaris dan aset perkumpulan.

(1) PARNU menyampaikan laporan pertanggungjawaban secara menyeluruh dalam Musyawarah Anak Ranting Nahdlatul Ulama.

(2) PARNU menyampaikan laporan perkembangan perkumpulan secara berkala kepada:

  1. MWCNU
  2. PRNU; dan/atau
  3. Musyawarah Kerja Anggota.

(3) Laporan pertanggungjawaban dan laporan perkembangan perkumpulan PARNU memuat:

  1. capaian pelaksanaan program yang telah diamanatkan oleh Musyawarah Anak Ranting Nahdlatul Ulama
  2. perkembangan kelembagaan perkumpulan
  3. keuangan perkumpulan; dan
  4. inventaris dan aset perkumpulan.

Segala peraturan yang bertentangan dengan Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama ini dinyatakan tidak berlaku lagi.

(1) Hal-hal yang belum diatur dalam Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama ini akan diatur kemudian oleh Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.

(2) Peraturan Perkumpulan Nahdlatul Ulama ini berlaku sejak tanggal ditetapkan. Ditetapkan di : Jakarta Pada tanggal : 20 Syawal 1443 H/21 Mei 2022 M